
Simo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Simo menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dengan suasana hangat penuh kebersamaan di Ranting Muhammadiyah Blagung, Senin (9/3/2026). Mengusung tema “Ramadhan Berdaya, Berbagi Bahagia, Menguatkan Ukhuwah”, kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid At-Tauhid Komplek MTs 04 Muhammadiyah Blagung yang juga menjadi sekretariat Ranting Muhammadiyah Blagung.
Penutupan ini menjadi puncak dari rangkaian Safari Ramadhan PCM Simo yang sebelumnya digelar di sejumlah ranting sesuai jadwal Majelis Tabligh. Dalam setiap kunjungan, tim Safari menyampaikan tausiyah, tarhim, dan mempererat silaturahmi dengan warga persyarikatan. Selain itu, santunan kepada anak yatim dan dhuafa turut menjadi bagian penting sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah di bulan suci.
Seluruh tim Safari Ramadhan PCM Simo hadir dalam kegiatan penutup tersebut. Kehadiran para pengurus cabang di tengah jamaah ranting menjadi simbol kuatnya sinergi dan komunikasi antarlembaga dalam tubuh persyarikatan. Sejak sore hari, jamaah mulai memadati masjid untuk mengikuti pengajian menjelang berbuka puasa.
Salah satu pengurus Bidang Kader Ranting Muhammadiyah Blagung yang juga menjadi panitia kegiatan menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara cabang dan ranting. Menurutnya, Ramadhan harus menjadi ruang yang produktif dan memberdayakan.
“Kegiatan ini adalah kolaborasi antara ranting dan cabang. Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus kaderisasi di tingkat ranting. Kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga soliditas gerakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat “Ramadhan Berdaya” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi jamaah. Melalui santunan yatim dan dhuafa, panitia berharap nilai berbagi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat sekitar.
Suasana semakin hangat ketika waktu berbuka puasa tiba. Jamaah menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia, dengan gulai kambing sebagai menu utama. Sajian tersebut bukan sekadar hidangan berbuka, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian Safari Ramadhan dengan lancar.

Momen berbuka puasa bersama itu memperlihatkan keakraban antara pengurus cabang, ranting, serta warga Muhammadiyah. Percakapan ringan dan canda hangat selepas pengajian menjadi penanda kuatnya ukhuwah yang terjalin.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, PCM Simo berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Safari Ramadhan dapat terus terjaga. Lebih dari sekadar agenda tahunan, Safari Ramadhan diharapkan menjadi penguat gerakan dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah di tingkat cabang maupun ranting.
Penutupan di Blagung pun menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang memperluas manfaat sosial, mempererat persaudaraan, dan menguatkan barisan dakwah. Gulai kambing dan ukhuwah malam itu menjadi kenangan manis yang meneguhkan komitmen bersama untuk terus bergerak dan melayani umat.

