Close Menu
  • Home
  • Berita
  • Dakwah
  • Hikmah
  • Khazanah
  • Komunitas
    • AUM
      • RS PKU Simo
      • Tokoh
    • Lembaga
    • Ortom
    • Opini
    • Majelis
Terbaru

Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo

Februari 20, 2026

Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang

Februari 14, 2026

Selamat Milad Muhammadiyah ke-113

November 16, 2025

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo

Februari 20, 2026

Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang

Februari 14, 2026

Selamat Milad Muhammadiyah ke-113

November 16, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo
  • Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang
  • Selamat Milad Muhammadiyah ke-113
  • Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, menegaskan
  • Saad Ibrahim : Al-Qur’an Sumber Hidayah, Rezeki, dan Kesembuhan Jiwa-Raga
  • Suasana Haru Iringi Penyerahan Wakaf Tanah dan Musholla, Fatmiyati: “Semoga Jadi Amal Jariyah yang Terus Mengalir
  • Waspada ‘SMS’: Ustadz Achmad Nurhan Ingatkan Bahaya Hasad di Kajian Ahad Pagi Panti Sholahuddin Boja.
  • Perkuat Peran Sosial Masjid, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Lazismu Gelar Workshop Pengelolaan Kantor Layanan ZIS
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Simo BoyolaliPimpinan Cabang Muhammadiyah Simo Boyolali
Demo
  • Home
  • Berita
  • Dakwah
  • Hikmah
  • Khazanah
  • Komunitas
    • AUM
      • RS PKU Simo
      • Tokoh
    • Lembaga
    • Ortom
    • Opini
    • Majelis
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Simo BoyolaliPimpinan Cabang Muhammadiyah Simo Boyolali
Home»Berita»Adib Sofia : Generasi Z dan Krisis Pernikahan: Saat Cinta Ditantang oleh Realitas, Media, dan Mimpi
Berita

Adib Sofia : Generasi Z dan Krisis Pernikahan: Saat Cinta Ditantang oleh Realitas, Media, dan Mimpi

AgusBy AgusJuli 4, 2025Updated:Juli 16, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

BANDUNG. PCMSIMO.ORG. Indonesia tengah menghadapi perubahan besar dalam lanskap kehidupan keluarga. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan angka pernikahan yang signifikan dalam empat tahun terakhir. Jika pada tahun 2020 tercatat 1.780.346 pernikahan, maka pada 2024 jumlahnya merosot tajam menjadi 1.478.302.

Di sisi lain, angka perceraian masih bertahan tinggi, mencapai kisaran 400.000 kasus per tahun. Fenomena ini mencerminkan bahwa pernikahan semakin kehilangan pesonanya, terutama di mata Generasi Z—generasi muda yang tumbuh dalam dunia digital, penuh tekanan sosial, dan dibentuk oleh narasi media.

Dikutip dari muhammadiyah.or.id. Wakil Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Adib Sofia, memaparkan berbagai faktor yang melatarbelakangi fenomena ini. Menurutnya, generasi muda saat ini hidup dalam kompetisi global yang sengit, sehingga lebih fokus pada pencapaian akademik, karier, dan kebebasan pribadi.

“Nilai materialistik menjadi sangat penting di era media sosial, di mana semuanya serba diunggah dan diketahui orang. Kecukupan finansial menjadi prasyarat utama sebelum seseorang merasa siap menikah,” ungkap Adib.

Tak hanya itu, media sosial dan infotainment turut memperburuk citra pernikahan. Paparan berita tentang keretakan rumah tangga selebritas, yang lebih sering viral dibandingkan kisah keluarga harmonis, menciptakan rasa takut yang menyusup ke dalam benak anak muda.

“Mereka banyak mengonsumsi berita pernikahan seleb yang gagal. Ini menarik sebagai konten, tapi berdampak buruk pada persepsi mereka terhadap pernikahan,” tambahnya.

Dr. Adib Sofia, S.S.,M.Hum (Wakil Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah)

Gaya hidup individualistik yang dianggap lebih nyaman, ketidakstabilan ekonomi, dan tingginya biaya hidup juga menjadi alasan utama mengapa banyak anak muda merasa gamang membayangkan hidup berkeluarga. Tak sedikit dari mereka yang menetapkan kriteria pasangan sangat spesifik, bahkan terlalu ideal, akibat terbukanya interaksi lintas budaya dan standar hidup dari media global.

Adib juga menyoroti “hilangnya wacana” tentang makna pernikahan dalam narasi publik. Media dinilai lebih senang mengangkat cerita kegagalan daripada keberhasilan.

“Pernikahan adalah mitsaqan ghalidza (perjanjian kokoh), penyempurna agama, ciri khair ummah (umat terbaik). Ia membawa sakinah, mawaddah, wa rahmah. Tapi, suara ini nyaris tenggelam,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya keteladanan orang tua, yang bukan hanya soal membesarkan anak, tetapi juga menunjukkan bahwa keluarga bisa menjadi ruang cinta, aman, dan penuh makna. Keluarga memiliki banyak fungsi vital—edukasi, proteksi, afeksi, ekonomi, hingga religius dan biologis—yang tidak bisa digantikan oleh gaya hidup individual.

Dari perspektif keimanan, Adib mengingatkan bahwa Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk, bahkan yang lebih kecil dari semut. Keyakinan terhadap takdir dan daya lenting manusia adalah bagian dari solusi spiritual menghadapi tantangan zaman.

Ia juga mengapresiasi sistem-sistem sosial yang telah dibangun oleh negara dan masyarakat, seperti dukungan pendidikan, layanan konseling, dan program penguatan keluarga. Namun, semuanya akan percuma jika narasi positif tentang keluarga tak diangkat sebagai arus utama.

“Kita perlu mengubah cara bicara kita tentang pernikahan. Bukan hanya soal romantisme, tapi juga tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan makna,” ajaknya.

Melihat tren penurunan pernikahan ini, Adib mendorong peran aktif media, organisasi keagamaan, dan masyarakat untuk mengembalikan martabat dan nilai pernikahan di tengah arus pragmatisme dan tekanan sosial. Pernikahan, katanya, bukan sekadar institusi, tetapi jalan menuju kematangan dan keberkahan hidup.

Dengan dukungan sistemik dan narasi yang sehat, Generasi Z bisa kembali memandang pernikahan bukan sebagai beban, melainkan sebagai langkah mulia membangun masa depan bersama.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Agus
  • Website

Related Posts

Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo

Februari 20, 2026

Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang

Februari 14, 2026

Selamat Milad Muhammadiyah ke-113

November 16, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Reviews
Editors Picks

Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo

Februari 20, 2026

Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang

Februari 14, 2026

Selamat Milad Muhammadiyah ke-113

November 16, 2025

Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, menegaskan

November 14, 2025
Advertisement
Demo
Demo
Our Picks
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Guru, Aktivis, dan Penggerak Ekonomi: Kiprah Ahmad Rochim di Muhammadiyah Simo

By qodryFebruari 20, 20260

Simo — Semangat pengabdian dan kerja nyata menjadi ciri yang melekat pada sosok Ahmad Rochim,…

Dari Ruang Sempit, Semangat Muhammadiyah Blagung Terus Tumbuh dan Berkembang

Februari 14, 2026

Selamat Milad Muhammadiyah ke-113

November 16, 2025

Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, menegaskan

November 14, 2025

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LOGO1200B

Organisasi Ortom

  • Pemuda Muhammadiyah
  • Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM)
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
  • Seni Beladiri Tapaksuci
  • Kepanduan Hisbul Wathan

Lembaga

  • Lembaga Amal, Zakat, Infaq & Shodaqqoh (LAZISMU)
  • Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting
  • Lembaga Penanggulangan Bencana
  • Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan
  • Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Lembaga Seni Budaya dan Olahraga
  • Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional
  • Lembaga Dakwah Khusus

Majelis

  • Majelis Pendidikan Dasar & Menengah
  • Majelis Pustaka & Informasi (MPI)
  • Majelis Tarjih & Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian & Pengembangan
  • Majelis Pendidikan & Pengembangan Kader
  • Majelis Pembinaan Kesehatan Umum
  • Majelis Pelayanan Sosial
  • Majelis Wakaf & Kehartabendaan
  • Majelis Pemberdayaan Masyarakat
  • Majelis Hukum & HAM
  • Majelis Ekonomi

Amal Usaha

  • SD Muhammadiyah
  • SMP Muhammadiyah
  • SMA Muhammadiyah
  • SMK Muhammadiyah
  • PKU Muhammadiyah
  • Panti Asuhan

Bahasa

Copyright @ Pimpinan Cabang Muhammadiyah Simo Boyolali